Rabu, 12 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #6

 Bagan 6


II. Format Teks Pada Halaman Web

A. Dasar-Dasar HTML

        Hypertext Markup Language (HTML) adalaha bahasa markah standar untuk dokumen yang dirancang untuk ditampilkan di peramban internet. Ini dapat dibantu oleh teknologi seperti Cascading Style Sheet (CSS) dan bahasa scripting seperto JavaScript dan VBScript. Peramban (Browser) internet menerima dokumen HTML dari server web atau dari penyimpanan lokal dan membuat dokumen menjadi halaman web multimedia. HTML menggambarkan struktur halaman web secara semantik dan isyarat awal yang disertakan untuk penampilan dokumen.

        Pada intinya, HTML adalah bahasa yang cukup sederhana yang terdiri dari elemen-elemen, yang dapat diterapkan pada potongan-potongan teks untuk memberi merkea arti yang berbeda dalam sebuah dokumen (Apakah itu paragraf? Apakah itu daftar berpoin? Apakah itu bagian dari tabel?), menyusun dokumen menjadi beberapa bagian logis (Apakah dokumen itu memiliki tajuk? Tiga kolom konten? Menu navigasi?), dan menyematkan konten seperti gambar dan video ke dalam halaman.

B. Format Dokumen HTML

1. Struktur Penulisan HTML


        Semua dokumen HTML harus dimulai dengan deklarasi tipe dokumen: <!DOCTYPE html>. Dokumen HTML itu sendiri dimulai dengan <html> dan diakhiri dengan </html>. Bagian yang terlihat dari dokumen HTML adalah antara >body> dan </body>.

Contoh:


Keterangan


        Di samping elemen utama di atas, masih terdapat berbagai jenis elemen yang dapat digunakan di dalam dokumen HTML. Salah satu elemen yang perlu diperhatikan adalah untuk penulisan komentar. Di HTML, komentar dinyatakan dengan tag:


2. Aturan Dasar HTML


  • Semua dokumen HTML harus dimulai dengan deklarasi tipe dokumen: <DOCTYPE html>.
  • Dokumen HTML itu sendiri dimulai dengan <html> dan diakhiri dengan </html>.
  • Bagian yang terlihat dari dokumen HTML adalah antara <body> dan </body>.
a) Tag </DOCTYPE>

        Deklarasi <!DOCTYPE html> mewakili jenis dokumen, dan membantu browser untuk menampilkan halaman web dengan benar.

b) Tag <head>

        Elemen <head> adalah wadah untuk metadata (data tentang data) dan ditempatkan di antara tag <html> dan tag <body>. Metadata adalah data tentang dokumen HTML. Metadata tidak ditampilkan. Metadata biasanya menentukan judul dokumen, kumpulan karakter, gaya, skrip, dan informasi meta lainnya. Elemen berikut dapat masuk ke dalam elemen <head>.
  • <title> (required in every HTML document)
  • <style>
  • <base>
  • <link>
  • <meta>
  • <script>
  • <nonscript>
c) Tag Headings

        Tag <header> mewakili wadah untuk konten pengantar atau sekumpulan tautan navigasi. Elemen <header> biasanya berisi:
  • Satu atau lebih elemen heading (<h1> - <h6>)
  • Logo atau ikon
  • Informasi pengarang
d) Tag Body

        Tag <body> mendefinisikan isi dokumen. Elemen <body> berisi semua konten dokumen HTML, seperti heading, paragraf, gambar, hyperlink, table, daftar, dll.

Contoh



3. Pengaturan Properti HTML

        Dokumen HTML merupakan file atau berkas berbentuk teks murni. Artinya, berbagai pengaturan tampilan dokumen juga dilakukan dengan menggunakan teks atau tulisan tertentu sesuai ketentuan.

a) Elements

        File HTML terbuat dari elemen. Elemen-elemen ini bertanggung jawab untuk membuat halaman web dan menentukan konten di halaman web itu. Sebuah elemen dalam HTML biasanya terdiri dari tag awal <tag name>, tag penutup </tag name> dan konten yang disisipkan di antaranya. Secara teknis, elemen adalah kumpulan tag awal atribut, tag akhir, konten.

Contoh



        Elemen HTML dapat bersarang (ini berarti elemen dapat berisi elemen lain). Semua dokumen HTML terdiri dari elemen HTML bersarang.

Contoh berikut berisi empat elemen HTML (<html>, <body>, <h1>, dan <p>):


Keterangan:

        Elemen <html> adalah elemen root dan mendefinisikan seluruh dokumen HTML. Tag awal ditandai dengan <html> dan tag akhir dengan </html>

Kemudian, di dalam elemen <html> ada elemen <body>:


Keterangan:

        Elemen <body> mendefinisikan isi dokumen. Tag awal ditandai dengan <body> dan tag akhir dengan</body>.

Kemudian, di dalam elemen <body> ada dua elemen lainnya: <h1> dan <p>:

b) Atribut HTML

        Atribut HTML adalah teks khusus yang memberikan informasi tambahan tentang elemen atau atribut pengubah dari elemen HTML. Setiap elemen atau tag dapat memiliki atribut, yang mendefinisikan perilaku elemen tersebut. Atribut harus selalu diterapkan dengan tag awal. Atribut harus selalu diterapkan dengan nama dan pasangan lainnya. Nama dan nilai Atribut peka terhadap huruf besar/kecil (case sensitive), dan direkomendasikan agar ditulis dalan huruf kecil saja. Anda dapat menambahkan beberapa atribut dalam satu elemen HTML, tetapi perlu memberi ruang di antara dua atribut.

Syntax:

<element attribute_name ="value"> Content</element>

Contoh:

Sebelum ditambahkan atribut

Sesudah di tambahkan atribut


(1) Judul (title) Atribut dalam HTML

        Atribut judul digunakan sebagai tooltip teks di sebagian besar browser. Ini menampilkan teksnya ketika pengguna memindahkan kursor ke tautan atau teks apapun. Anda dapat menggunakannya dengan teks atau tautan apapun untuk menampilkan deskripsi tentang tautan atau teks itu.

Contoh


(2) Atribut href

        Atribut href adalah atribut utama dari tag anchor <a>. Atribut ini memberikan alamat tautan yang ditentukan dalam tautan itu. Atribut href menyediakan hyperlink, dan jika kosong, maka akan tetap berada di halaman yang sama.

Contoh



Selasa, 11 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #5

 Bagian 5


8. Perangkat Pengembangan Aplikasi Web

        Perangkat pengembang aplikasi web dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak.

a. Perangkat Keras

  1. Komputer / Laptop dengan sistem operasi Windows, Macintosh ataupun Linux dengan kapasitas memory (RAM) dan Media penyimpanan (Hard disk/SSD) yang besar.
  2. Monitor. Disarankan berukuran besar. Bukan keharusan, tetapi monitor besar memudahkan dalam desain visual. Semakin besar monitor semakin banyak jendela dan panel kontrol yang dapat terbuka secara bersamaan dan dapat diakses dengan jelas.
b. Perangkat Lunak

1. Web Authoring

        Kelompok perangkat lunak seperti dekstop publishing tetapi format yang dihasilkan adalah halaman web/ Aplikasi ini biasanya bersifat "WYSIWYG" (What You See Is What You Get) yaitu apa yang kamu lihat, itulah yang kamu dapatkan. Aplikasi ini menghasilkan tampilan halaman web yang sama dengan tampilan halaman web yang sama dengan tampilan saat kita membuatnya. Contoh Aplikasi yang termasuk kelompok ini adalah Adobe Dreamweaver, Microsoft Expression Web, Nvu dll.

2) Teks Editor

        Text editor adalah sebuah aplikasi yang biasa dipakai programmer untuk menyusun kode program sehingga menjadi aplikasi baru diantaranya Notepad++, Sublime Text, Visual Studio Code, Komodo Edit, Atom, BlueFish, dll.

3) Image Processor

        Perangkat Lunak pengolah gambar diantaranya Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Adobe XD, Adobe Fireworks, Corel Paint Shop Photo Pro dll.

4) Web Browser

        Browser merupakan sebuah perangkat lunak (Software) yang digunakan untuk membuat halaman website diantaranya Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, Maxthon, Vivaldi, UC Browser dll.

5) Aplikasi FTP

        File Transfer Protocol atau FTP adalah salah satu jenis protokol yang bertugas sebagai perantara dalam proses pertukaran data antar komputer dengan server melalui bantuan jaringan internet. Keberadaan FTP akan memfasilitasi anda untuk melakukan berbagai aktivitas seperti mengunduh, mengunggah, menghapus, dan menambahkan file dengan mudah. Selain itu, FTP juga memfasilitasi anda untuk melakukan remote server, alias pengelolaan website tanpa perlu masuk ke dalam akun hosting atau Virtual Private Server (VPS). Terdapat dua jenis FTP yang perlu anda ketahui yaitu FTP Server dan FTP Client. FTP Server merupakan server yang berfungsi untuk menjalankan software (aplikasi) saat menerima berbagai permintaan tukar menukar file yang diminta oleh FTP Client. Sedangkan, FTP Client itu sendiri adalah perangkat komputer yang anda gunakan untuk melakukan segala aktivitas. Macam-macam aplikasi FTP diantaranya FileZilla (WIndows), WinSCP (Windows), FireFTP (Windows, Mac OS X dan Linux), Transmit (Mac OS X), Cyberduck (Mac OS X & Windows) dll.

6) Web Server

        Web Server adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai penerima permintaan yang dikirimkan melalui browser kemudian memberikan tanggapan permintaan dalam bentuk halaman situs web atau lebih umumnya dalam dokumen HTML. Jenis-jenis web server diantaranya Apache, NginX, IIS (Internet Information Services) Web Server dari Microsoft, Sun Java System Web Server, Zeus Web Server, Xitami Web Server.

7) Aplikasi Webserver Cross Platform

        Cross Platform artinya dapat digunakan dalam berbagai sistem operasi. Jenis-jenis web server diantaranya XAMPP, AMPPS Foxerv, Devilbox, Kalabox dll.

9. Profesi dalam Pengembangan Web

        Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Biasanya sebutan "profesi" selalu dikaitkan dengan pekerjaan atau jabatan yang dipegang oleh seseorang, akan tetapi tidak semua pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi menuntut keahlian para pemangkunya. Ada banyak ragam dalam profesi di dalam bidang Aplikasi Web. Berikut ini adalah profesi-profesi yang langsung terkait dalam pengembangan aplikasi web, diantaranya:

a. Web Designer

        Desainer Web adalah orang yang bertanggung jawab untuk menentukan tampilan sebuah website.nTugasnya adalah pendisainan tampilan situs (web) mulai dari pengolahan gambar, tata letak, warna, dan semua aspek visual situs. Fokus utama mereka adalah tampilan / layout dari web. Mereka lebih konsen dengan bagaimana halaman terlihat dan apakah berfungsi sempurna ketika sudah diberikan bahasa pemrograman. Didalam pendandanan suatu situs seorang Web Designer harus menguasai :

1) HTML (Hyper Text Markup Language),
 adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web.

2) DHTML (Dynamic HTML) merupkan suatu istilah untuk membuat halaman web yang dinamis dan interaktif dengan mengkombinasikan bahasa markah HTML, JavaScript, Document Object Model, dan CSS.

3) Pengolah Gambar merupakan perangkat lunak pengolah gambar banyak digunakan untuk keperluan desain grafis, Dalam desain grafis, teks, gambar juga dianggap sebagai hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan.

4) Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi.

5) Movie (Film) adalah gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan ilusi gambar bergerak

b. Web Programmer

        Web programmer adalah programmer yang membuat web/aplikasi web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Web programmer biasanya berperan sebagai penghubung semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, 
membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut.

        Web Programmer bertugas dalam melakukan pengcodingan atau pemograman sebuah website agar dinamis. dimana agar sebuah web tersebut dapat telihat mudah bagi seorang web admin. Jika situs yang akan dibuat mempunya fasilitas interaksi antara pengunjung dan situs misalnya menyangkut dengan transaksi, input output data dan database maka seorang Web Programmer yang akan mengerjakannya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang berkerja diatas situs (web). Penguasaan yang biasanya harus dikuasai pada umumnya oleh Web Programmer : CGI 
Perl, PHP, MySQL (Unix base), ASP (NT base), Java Script dan Applet.

c. Web Administrator

        Web Administrator adalah seseorang yang bertanggung jawab secara teknis terhadap operasional sebuah situs atau website khususnya server. Tugasnya adalah untuk memaintenance suatu server, mengerti akan Sistem
Operasi Server, baik itu mulai dari instalasi sampai kepada masalah (troubleshooting), biasanya seorang Web Administrator harus menguasai : OS Unix (LInux, FreeBSD, dll), OS NT, Jaringan (LAN, WAN, Intranet), dan Keamanan Server.

d. Web Master

        Seoarang Web Master adalah seorang yang mengerti akan kesemua hal mulai dari desain, program dan keamanan server namun tidak terlalu turut mencampuri ke masing-masing divisi, cukup dengan mempertanggungjawabkan atas jalannya suatu situs (web). Penguasaan yang harus dimiliki :

1) HTML, DHTML
2) CGI Perl, PHP, MySQL, ASP, Java
3) Penguasaan bermacam OS (Operating System)
4) Keamanan Server
5) Jaringan (LAN, WAN, Intranet)

e. Web Developer

        Web developer adalah seseorang yang menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web developer membuat berbagai hal “terjadi” pada sebuah website. Kegiatan diatas secara keseluruhan dinamakan suatu team yang dinamakan Web Developer. Web developer memberi bantuan seperti konsultasi web, konsep web yang akan di buat, membangun sebuat website.

        Seseorang yang memegang sebuah pekerjaan bisa dikatakan sebagai sebuah profesi yaitu jika seseorang sudah ahli di dalam bidang pekerjaan tersebut. Jika dalam pekerjaan diatas yang bisa dikatakan sebagai sebuah profesi adalah web designer, web programmer, web administrator, web master dan web developer karena dalam bidang tersebut seseorang memang sudah memiliki keahlian di dalamnya.


Senin, 10 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #4

 Bagian 4


5. Jenis-jenis Website Berdasarkan Fungsi, Plaatform, dan Sifatnya

a. Jenis Website berdasarkan sifatnya:

1) Website Statis

        Situs web statis merupakan situs web yang memiliki isi tidak dimaksudkan untuk diperbarui secara berkala sehingga pengaturan ataupun pemutakhiran isi atas situs web tersebut dilakukan secara manual.

2) Website Dinamis

        Website dinamis adalah website yang kontennya selalu di-update secara berkala. Kebanyakan website bersifat dinamis karena lebih mudah dikelola dibandingkan website statis. Website dinamis menampilkan kontennya dari database yang biasanya hanya bisa diakses oleh webmaster atau developer.

        Meskioun begitu, website dinamis memungkinkan untuk memiliki beberapa user yang bisa melakukan update konten website tanpa menggangu desain web.

b. Jenis-jenis Website berdasarkan Platform

1) CMS

        Metode pertama adalah cara yang paling populer, yaitu menggunakan Content Management System (CMS). CSM adalah perangkat lunak atau sistem yang digunakan untuk membuat dan mengatur konten digital.

        Dengan CMS bisa membuat website dengan cepat dan mudah. Beberapa CMS yang paling banyak digunakan adalah WordPress, Joomla !, dan Drupal. Dari ketiga CMS populer terssebut, WordPress adalah yang paling mudah dioperasikan. Selain mudah dioperasikan, WordPress juga merupakan pemegang market share terbesar CMS dengan angka 59.9 persen.

2) Website Builder

        Website Builder adalah platform yang membantu anda membuat website dengan cepat, tanpa perlu memahami coding atau kemampuan desain sama sekali. Website Builder cocok jika ingin membuat website dalam waktu singkat, tidak mempunyai kemampuan teknis dan tidak ada waktu untuk mempelajarinya. Beberapa contoh website builder populer adalah Wix, Site Builder, dan Weebly.

        Kelebihan dari website builder adalah pengguna mendapatkan paket lengkap membuat website, dari hosting, domain, hingga pilihan template. Pengguna hanya perlu mengganti konten sesuai yang diinginkan dan bisa dibantu oleh support dari penyedia website builder.

3) HTML dan CSS

        Jenis website berdasarkan platform yang terakhir adalah website yang menggunakan HTML dan CSS. Metode membuat webiste terakhir ini memerlukan pengetahuan tentang coding dan pemrograman menggunakan HTML dan CSS. Anda bisa membuat kode untuk website menggunakan software seperti Notepad++, Text Wrangle, Sublime Text, atau Visual Studio Code.

c. Jenis Website Berdasarkan Fungsi

  1. Blog atau website pribadi
  2. Ecommerce/Toko Online
  3. Website Perusahaan/Lembaga (Company Profile)
  4. Blog (Content Marketing)
  5. Media Sharing
  6. Komunitas Online
  7. Website Berita
6. Browser
        Browser adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi dari Internet. Sebuah sumber informasi diidentifikasi dengan pengidentifikasi sumber seragam yang dapat berupa halaman web, gambar, atau jenis konten lainnya.

7. Bahasa Pemrograman
        Dalam pemrograman web, ada istilah CLient-side dan Server-side Scripting. 2 istilah itu digunakan untuk mengelompokkan dimana kode atau bahasa pemrograman itu dijalankan, sisi client atau sisi server.

a. Client-side Scripting
        Client side scripting merupakan salah satu jenis bahasa pemgrograman web yang proses pengolahannya dilakukan di sisi client. Proses penerjemahan atau pengolahannya dilakukan oleh web browser sebagai client-nya, didalam web browser sudah terdapat library yang mampu menerjemahkan semua perintah dihalaman web yang menggunakan client side scripting.

        Library ini juga disebut web engine yang dimiliki setiap web browser, namun web engine yang berbeda-beda terkadang membuat tampilan layout web sering berbeda disetiap browser, untuk menghindari itu sebaiknya gunakan web browser yang telah disertifikasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Contohnya dari client side scripting ini antara lain HTML, XHTML, CSS, JavaScript, XML, JQUERY.



b. Server-side Web Programming

        Server side scripting merupakan bahasa pemrograman web yang pengolahannya dilakukan dalam server, maksudnya ialah web server yang sudah telah terintegrasi oleh web engine.

        Disini peran web engine ialah memproses semua script yang ada termasuk kategori client side scripting. Web engine biasanya harus diinstal dalam komputer terlebih dahulu dari bagian terpisah web server. Contoh dari server side scripting ialah Active server pages (ASP), PHP : Hypertext Preprocessor (PHP), Java Server Pages (JSP), ColdFusion, ASP (Active Server Page), JSP (Java Server Page), Lasso, SSI.


Minggu, 09 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #3

 Bagian 3

4. Domain dan Hosting

a. Domain

        Domain adalah alamat sebuah situs web, sebenarnya alamat dari situs-situs yang eksis di Internet ini bentuk dasarnya berupa angka-angka, contohnya 17.125135.147 bila angka ini diketik di address bar di penjelajahan web maka akan terbuka situs web Google, contoh lain 72.30.38.140 kalau ini yang diketik maka akan terbuka Yahoo. Penggunaan angka-angka ini sering disebut dengan alamat IP padahal itu sebenarnya adalah alamat domain.

        Domain menggunakan kata-kata bertujuan supaya penggunaannya lebih mudah diingat daripada harus menghafal urutan angka-angka yang panjang. Oleh sebab itu, para ahli Internet membuat sistem penamaan domain dalam bentuk kata untuk pengganti urutan angka-angka tersebut.

Bagian Bagian Domain

Nama Domain/Extension (ekstensi) yang digunakan

        Contohnya: wikipedia.org yang menjadi nama domain adalah wikipedia dan ekstensi yang digunakan adalah .org. Pada awalnya, ekstensi domain tidak begitu banyak, sekarang ekstensi terhadap sebuah domain tidak boleh sembarangan terutama untuk .edu, .gov, .go.id dan berbagai ekstensi hanya disediakan bagi lembaga pendidikan dan pemerintahan saja.

1) Subdomain

        Subdomain jika analogikan sebagai buku, dalam sebuah buku ada bab dan juga ada subbab yang merupakan bagian dari sebuah bab, Begitu juga dengan domain, subdomain merupakan halaman bagian dari sebuah domain. Contohnya http://id.wikipedia.org/ wikipedia.org merupakan sebuah domain dan id adalah subdomain dari domain wikipedia.org tersebut.

2) Top Level Domain

        Top Level Domain  Name adalah deretan kata dibelakang nama domain, Ada dua macam Top Level Domain, yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD). Contoh gTLD adalah seperti .com (dotcommercial), .net (dotnetwork), .org (dotorganization), .edu (doteducation), .gov (dotgoverment), dan .mil (dotmilitary). Sedangkan ccTLD adalah TLD yang diperuntukkan untuk masing-masing negara, seperti Indonesia dengan kode ID (co.id, net.id, or.id).

3) Second Level Domain (SLD)

        Second Level Domain Name (SLD) adalah nama domain yang anda daftarkan. Misalnya domain yang anda daftarkan adalah domainku.com, maka domainku adalah SLD dan .comnya adalah TLD.

4) Third Level Domain

        Third Level Domain adalah nama sebelum Second Level Domain dan Top Level Domain. Misalnya nama domain yang anda miliki adalah domainku.com, maka anda dapat menambahkan nama lain sebelum domainku, yaitu mail.domainku.com atau search.domainku.com.

5) Jenis Domain

        Domain dibedakan dalam beberapa tipe sesuai dengan tujuan dan kegunaan masing-masing. Kita bebas dalam memilih dan menggunakan domain yang kita inginkan (kecuali beberapa domain yang harus memiliki izin khusus) namun penggunaan domain harus dipertanggung jawabkan penggunaannya. Ada baiknya penggunaan domain sesuai dengan content dari blog atau situs web. Misalnya domain .info, benar-benar digunakan sebagai media informasi. Berikut adalah jenis-jenis domain:

a) GTLD (Generic Top Level Domain)

        Domain jenis ini adalah sebenarnya milik Amerika, namun karena domain-domain GTLD sering digunakan sehingga terlihat seperti domain standar untuk alamat Internet.

Contoh GTLD:

  • .com: digunakan untuk kepentingan komersial atau perusahaan.
  • .net: digunakan untuk kepentingan network infrastruktur.
  • .org: digunakan untuk kepentingan organisasi.
  • .info: digunakan untuk informasional situs web.
  • .name: digunakan untuk kepentingan keluarga atau perorangan.
  • .edu: digunakan untuk kepentingan pendidikan (terbatas hanya untuk pendidikan).
  • .mil: digunakan untuk kepentingan militer (terbatas hanya untuk militer).
  • .biz: digunakan untuk kepentingan bisnis.
  • .tv: digunakan untuk entertainment seperti televisi, radio, majalah, dan lain-lain.
  • .travel: digunakan untuk kepentingan bisnis pariwisata.
b) ccTLD's (Country Code Top Level Domains)
        Domain yang disediakan untuk masing-masing negara seperti:
  • Korea menggunakan: .kr
  • Indonesia menggunakan: .id
  • Singapura menggunakan: .sg
  • Malaysia menggunakan: .my
  • China menggunakan: .cn
Untuk Indonesia terbagi menjadi beberapa sub domain seperti:
  • .or.id: digunakan untuk organisasi.
  • .co.id: digunakan untuk komersial.
  • .go.id: digunakan untuk pemerintahan (khusus pemerintahan dan harus ada izin dari pemerintah bersangkutan).
  • .ac.id: digunakan untuk pendidikan seperti universitas.
  • .sch.id: digunakan untuk sekolah.
  • .net.id: digunakan untuk Internet Provider.
  • .web.id: digunakan untuk umum.
b. Hosting 
        Hosting atau Layanan hos web adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa halaman web, file HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS. Perusahaan yang memiliki layanan hosting, menyewakan ruangan fisik di server sebagai tempat penyimpanan halaman web, file dll. Untuk ditampilkan di Internet. Server hosting merupakan server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi dan selalu online.

        Masing-masing penyedia layanan web host menawarkan jenis hosting yang berbeda sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari klien. Berikut contoh-contoh hosting yang sering digunakan:

1) Shared Hosting
        Shared Hosting merupakan jenis hosting tradisional yang membagi satu server untuk beberapa pengguna sekaligus, tergantung kekuatan server. Kelebihan layanan hosting yang satu ini adalah harga yang sangat terjangkau karena membayar sewa server dibagi rata ke semua penggunaan.

2) Virtual Private Server (VPS) Hosting
        Virtual Private Server hosting menawarkan mesin virtual untuk klien. Konsep virtualisasi mirip dengan shared hosting di mana satu komponen server dapat memiliki beberapa situs yang berjalan di atasnya. Namun, teknologi virtualisasi memungkinkan setiap account harus diperlakukan sebagai mesin sendiri dengan sumber daya sendiri yang berdedikasi dan sistem operasi.

        VPS atau Virtual Private Server hosting berada di tengah antara cloud hosting dan dedicated server. Pengguna bisa menggunakan server yang memiliki fungsi mirip dengan dedicated server namun dengan harga semurah cloud atau shared hosting.

        Kelebihan lain VPS yaitu setiap pengguna mempunyai akses root ke ruang virtual sendiri sehingga akan lebih aman jika berniat menggunakan hosting ysng satu ini.

3) Dedicated Server
        Dedicated Server menawarkan kontrol maksimal atas server hosting yang digunakan oleh webite. Kita menguasai seluruh channel hosting yang disediakan oleh server tersebut. Dedicated server akan cocok jika website yang kita kelola mempunyai traffic yang sangat tinggi.

        Jika ingin menggunakan dedicated server harus menyiapkan budget yang jauh lebih tinggi daripada ketiga jenis hosting lainnya. Selain harga yang kurang cocok digunakan oleh individu, dedicated server juga memerlukan ruangan khusus yang dilengkapi oleh pendingin selama 24 jam untuk menjaga termperatur mesin server tetap stabil.

4) Cloud Hosting
        Sedikit mirip dengan shared, cloud hosting juga dipakai oleh beberapa pengguna sekaligus. Bedanya, di cloud hosting para pengguna tidak hanya mengandalkan satu server karena ada beberapa server yang saling tersambung sehingga ketika salah satu server mengalami kerusakan, server lainnya akan segera mengambil alih hosting tersebut dan durasi downtime yang dihabiskan sebuah website pun akan dipangkas banyak.

        Cloud Hosting adalah jenis hosting yang menggunakan teknologi konsep komputasi awan yang mempunyai kecepatan yang lebih baik dan terkenal lebih aman karena tidak hanya mengandalkan satu server saja melainkan menggunakan banyak server yang terssebar di berbagai titik dan berbagai negara. hal inilah yang menjadikan cloud hosting terbukti lebih aman karena jika satu server tidak bekerja maka server lain akan menggantikan.

        Inilah salah satu kelebihan dari cloud hosting yang membuat harganya sedikit lebih tinggi dibanding shared hosting. Cloud hosting akan cocok pada website yang mempunyai traffic sedang hingga lumayan tinggi.

Rabu, 05 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #2

Bagian 2

 D. Konsep Dasar Web

1. Istilah dalam Teknologi Web

Berikut ini beberapa istilah yang berhubungan dengan teknologi web

  • DNS (Domain Name System) adalah pola penamaan host di Internet
  • HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat halaman web.
  • HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) adalah protokol pada lapisan aplikasi untuk sistem informasi hypermedia yang terdistribusi dan kolaboratif. HTTP adalah dasar komunikasi data untuk World Wide Web, di mana dokumen Hyperteks menyertakan hyperlink ke sumber daya lain yang dapat dengan mudah diakses pengguna, misalnya dengan mengklik mouse atau dengan mengetuk layar di peramban web.
  • ISP (Internet Service Provider) adalah perusahaan atau badan yang menyediakan jasa sambungan Internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyedia jasa Internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke Internet, pendaftaran nama domain, dan hosting.
  • Server adalah program komputer atau perangkat yang menyediakan fungsionalitas untuk program atau perangkat lain, yang disebut "klien".
  • URL (Uniform Resource Locator), adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suat sumber seperti dokumen dan gambar di Internet.
  • WWW (World Wide Web) adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenai global yang disebut Pengidentifikasi Sumber Seragam untuk mengenai pasti sumber daya berguna.
  • Web Browser adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menerima dan menyajikan sumber informasi dari Internet.
2. Unsur Penting dalam Proses Kerja Web

  1. User, orang yang melakukan permintaan/request alamat sebuah situs web.
  2. Client-server, konsep arsitektur perangkat lunak atau software yang menghubungkan dua objek berupa sistem client dan sistem server yang saling berkomunikasi melalui jaringan komputer maupun satu komputer yang sama. Server akan menyediakan pengelolaan aplikasi, data dan keamanan data client.
  3. TCP/IP, Transmission Control Protocol/Internet adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas Internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet.
  4. Server, program komputer atau perangkat yang menyediakan fungsionalitas untuk program atau perangkat lain, yang disebut "klien".
3. Cara Kerja Web

        Penjelasan untuk gambar cara kerja web diatas adalah: USER/pengguna yang akan mengakses suatu website berupa URL melalui WEB BROWSER (yaitu media untuk menuju URL yang diakses), kemudia WEB BROWSER tersebut mengirimkan permintaan/request berupa HTTP REQUEST kepada WEB SERVER melalui layer-layer TCP/IP, kemudian WEB SERVER memberi WEB FILES yang direquest jika ada. WEB FILES yang telah diberikan tadi tidak langsung ditampilkan/di-display begitu saja, namun WEB SERVER memberikan respon kembali ke WEB BROWSER, dan kemudian dikirimkan kepada USER berupa DISPLAY.

        Web server yang paling umum adalah program Open Source yang disebut Apache. Anda akan menemukannya di kebanyakan web hosting. Ada beberapa alternatif, yang paling umum yang mungkin adalah nginx. Jika anda kebetulan menjalankan server Windows, adna mungkin menjalankan IIS. Kecuali anda memiliki beberapa kebutuhan yang sangat spesifik, maka menggunakan Apache dapat menjadi alternatif yang tepat.


Selasa, 04 April 2023

Pemrograman Web dan Perangkat Bergerak #1

Bagian 1 

Kompetensi Dasar

A. Definisi

        Situs web (bahasa inggris: website) adalah sekumpulan halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berada pada paladen (bahasa inggris: server) yang sama berisikan kumpulan informasi yang disediakan secara perorangan, kelompok, atau organisasi. Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server web yang dapat diakses melalui jaringan seperti Internet, ataupun jaringan area lokal (LAN) melalui alamat Internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan atas semua situs yang dapat diakses publik di Internet disebut pula sebagai World Wide Web atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. Meskipun setidaknya halaman beranda situs Internet umumnya dapat diakses publik secara bebas, pada praktiknya tidak semua situs memberikan kebebasan bagi publik untuk mengaksesnya, beberapa situs web mewajibkan pengunjung untuk melakukan pendaftaran sebagai anggota, atau bahkan meminta pembayaran untuk dapat menjadi anggota untuk dapat mengakses isi yang terdapat dalam situs web tersebut, misalnya situs-situs yang menampilkan situs-situs berita, layanan surel (e-mail), dan lain-lain.

        Sebuah halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi berbasis HTML atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web (Browser) dan ditampilkan seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.

B. Sejarah Situs Web

        Penemu situs web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal 20 April 1993, CERN (tempat di mana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

        Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani peraturan nama domain, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP (bahasa inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information Services (IIS).

        Supaya bisa berkomunikasi dengan semua komputer yang tersambung ke Internet, digunakan sebuah protokol komunikasi yang menggunakan TCP/IP (Transmission control protocol/Internet Protocol). Setiap komputer yang terhubung ke Internet mempunyai sebuah alamat, misalnya 192.168.14.96. Untuk memperoleh informasi atau data di Internet, kita dapat mengaksesnya dengan mengetikkan suatu alamat web pada address bar.

        Istilah umum dan nama domain adalah URL (Uniform Resource Locator) yang merupakan sarana untuk menentukan alamat yang akan dipakai untuk mengakses Internet. Alamat URL merupakan alamat khusus untuk file tertentu yang bisa diakses oleh Internet. Alamat URL mencakup semua jenis file lain yang bisa diakses oleh Internet, misalnya file html, zip, rar, jpg, gif, dan png.

Alamat URL yang lengkap adalah sebagai berikut: Protokol://nama-host/path/nama file

  1. Protokol menunjukan jenis protokol yang akan digunakan, yaitu http, ftp, dan sebagainya.
  2. Nama host adalah nama host (domain) yang dipanggil
  3. Path adalah lokasi atau direktori tempat file-file diletakkan pada web server.
  4. Nama file adalah nama file yang dipanggil.
Contoh: https://id.wikipedia.org/wiki/Sekolah menengah kejuruan

  1. URL diatas menggunakan protokol http
  2. Nama domain adalah www.wikipedia.co.id
  3. Path atau direktori ysng ditinjau adalah artikel
  4. Nama file yang diakses adalah ensiklopdeia.htm
Secara garis besar, situs web bisa digolongkan menjadi 3 bagian, yaitu:
  1. Situs web statis
  2. Situs web dinamis
  3. Situs web interaktif
C. Fungsi

Adapun fungsi dari WWW adalah sebagai berikut;
  1. Sebagai informasi yang bersifat global yang menyambungkan pengguna jaringan internet atau lebih dikenal dengan sebutan user ke server dan juga user lain untuk menampilkan suatu data, dokumen dan juga berbagai macam informasi yang bisa digunakan bersama dengan memakai bahasa HTML.
  2. WWW memiliki fungsi sebagai program yang memiliki tugas untuk mengatur, menyediakan dan juga menampilkan dari setiap data informasi yang berada di jaringan Internet. Kehadiran program www membuat semua proses transfer data di jaringan internet menjadi berjalan dengan kebih cepat dan juga lebih teratur
  3. WWW merupakan bagian yang cukup menarik dari Internet dengan melalui web. Para user bisa membuka atau mengakses informasi yang tidak hanya berupa teks saja tetapi juga dapat berupa gambar, video, ataupun audio.

Senin, 03 April 2023

HOSTING

 Apa itu Hosting Web?

        Hosting Web adalah layanan yang menyimpan situs web atau aplikasi web kita dan membuatnya mudah diakses di berbagai perangkat seperti dekstop, seluler, dan tablet. Setiap aplikasi web atau situs web biasanya terbuat dari banyak file, seperti gambar, video, teks, dan kode, yang perlu kita simpan di komputer khusus yang disebut server. Penyedia layanan hosting web memelihara, mengonfigurasi, dan menjalankan server fisik yang daoat kita sewa untuk file. Layanan hosting situs web dan aplikasi web juga memberikan dukungan tambahan, seperti keamanan, pencadangan situs web, serta performa situs web, yang membebaskan waktu kita agar dapat fokus pada fungsi inti dari situs web kita.

Fungsi Hosting

Hosting memiliki banyak sekali kegunaan yang dapat kita manfaatkan terkait dengan pengembangan website untuk kebutuhan personal maupun company atau perusahaan. Berikut merupakan beberapa fungsi dari penggunaan hosting, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Membuat Halaman Website

Yang pertama, tentu saja digunakan untuk menciptakan sebuah situs yang di dalamnya menyimpan banyak informasi dan dokumen terkait pengguna atau bisnis. Sehingga, dengan menggunakan paket hosting, maka halaman web kita akan ditampilkan di search engine agar dapat diakses oleh banyak pengunjung melalui Internet.

2. Mengembangkan Situs Jual Beli Online

Jika kita ingin membuat website toko online atau sering disebut dengan ecommerce, kita harus menggunakan hosting agar setiap informasi yang kita cantumkan dapat terindeks dan dibaca oleh mesin pencari

3. Membuat Emai Profesional

Fungsi yang ketiga, untuk membuat email profesional atau lebih dikenal dengan email perusahaan atau domain kita sendiri. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kredibilitas bisnis kita dan terlihat lebih profesional

4. Mampu Melindungi Website dengan SSL

FUngsi yang terakhir adalah untuk melindungi website dari serangan malware, virus, terindikasi serangan DDOS atau terkena spam. Oleh karena itu dengan adanya dukungan hosting, kita dapat memasang SSL (Secure Socket Layer) supaya situs kita lebih aman dan optimal.

Apa saja fitur Hosting Web?

Sebagian besar perusahaan hosting web menyediakan paket dan perencanaan hosting yang berbeda. Biaya hosting web bulanan kita dapat berkisar dari gratis hingga berbayar, tergantung pada faktor-faktor seperti berikut ini:

  • Ukuran situs web
  • Jumlah pengunjung situs web harian
  • Waktu puncak lalu lintas situs web atau halaman web
  • Fitur hosting web yang kita butuhkan
Apa perbedaan antara Hosting Web dan Nama Domain?

Hosting web memberi situs web atau aplikasi web kita sebuah server atau mesin di Internet. Namun, nama domain memberikan alamat kepada aplikasi kita sehingga pengguna dapat menemukan kita.

Nama Domain

Di Internet, setiap mesin memiliki nomor unik, yang disebut alamat IP. Pengguna menggunakan alamat IP ini untuk menemukan mesin dan situs web atau sumber daya di mesin tersebut. Alamat IP mungkin sulit untuk diingat. Itulah sebabnya pendaftaran nama domain menggunakan Sistem Nama Domain (DNS) untuk memetakan nama situs web, yang disebut nama domain, ke alamat IP server hosting web.

Jenis-jenis Web Hosting

Setelah membahas mengenai pengertian, fungsi, dan fitur, selanjutnya masuk pada topik tentang jenis-jenis dari web hosting.

1. Cloud Based Hosting


Cloud Based Hosting merupakan paket yang saat ini paling banyak diminati karena tidak memiliki downtime. Cloud hosting menggunakan sekelompok server dengan dile dan resource yang direplikasi pada seriap server. Jadi, ketika salah satu server kita sibuk, maka otomatis trafik situs kita akan di-route menuju server yang lain dalam suatu klaster.

2. Dedicated Hosting


Dedicated Hosting merupakan paket server yang menawarkan kontrol maksimal atas layanan hosting yang digunakan pada website kita. Untuk penggunaanya sendiri cukup fleksibel, selain juga mampu mengoperasikan antara sistem operasi dengan software yang akan digunakan.

3. Shared Hosting


Shared Hosting adalah jenis paket hosting tradisional yang membagi satu server untuk beberapa user berbeda, sesuai dengan kebutuhan server. Kelebihan dari layanan ini adalah harganya yang terjangkau dan sangat cocok untuk menjalankan website sederhana atau situs blog.

4. VPS Hosting


Virtual Private Server atau VPS hosting adalah perpaduan atau titik tengah antara dedicated dan Cloud Hosting. Dimana, pengguna dapat menggunakan fungsi yang mirip dengan dedicated server dengan harga sama dengan paket Cloud Hosting. VPS hosting sangat cocok digunakan untuk kebutuhan website yang mempunyai traffic yang tinggi.

5. WordPress Hosting


Dan jenis yang terakhir adalah WordPress hosting, merupakan bentuk lain dari paket shared hosting yang dirancang khusus untuk pengguna WordPress. Server ini telah dilengkapi dengan fitur pre-installed plugin dengan konfigurasi yang cukup optimal. Paket ini juga biasanya menyediakan fitur tambahan seperti tema, pre-designed, drag-and-drop page builder serta tool developer yang lebih spesifik.

Kesimpulan
  1. Hosting adalah sistem layanan online untuk mengelola sebuah situs oleh pengguna untuk ditampilkan melalui media Internet.
  2. Fungsi utama dari penggunaan hosting adalah mampu mengembangkan berbagai website, membuat email profesional, dan melindungi situs dengan bantuan SSL.
  3. Terdapat beberapa jenis web hosting, diantaranya adalah cloud based, dedicated, shared, VPS, dan WordPress hosting.
Demikian artikel singkat mengenai Apa Itu Hosting, semoga bermanfaat bagi kita semua, sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Minggu, 02 April 2023

Domain

         


Domain adalah nama unik yang diberikan guna mengidentifikasi server komputer agar lebih mudah diingat daripada menggunakan IP (Internet Protokol) address. Untuk mempermudah pengunjung mengakses suatu website atau aplikasi online, maka sebaiknya pemilik website tersebut harus menggunakan domain. Berikut penjelasan lebih lanjut seputar apa itu domain.

Apa itu Domain?

        Secara teknis, domain adalah nama unik yang merupakan alamat dari suatu website atau alamat yang mengantarkan user ke website tujuan. Pada dasarnya, domain adalah bentuk sederhana dari alamat IP yang berisikan kombinasi angka-angka rumit. Dengan banyaknya website yang ada, tentu menghafalkan kombinasi angka tersebut menjadi hal yang menyebalkan, dan inilah gunanya Domain.

        Domain sendiri terdiri dari nama dan ekstensi domain. Contohnya, admin123.com. Nah, 'admin123' adalah nama domain sedangkan '.com' adalah ekstensi domain.

        Untuk ekstensi domain sendiri terbagi atas 3 kategori yaitu ekstensi domain Top Level Domain, Second Level Domain, dan Third Level Domain.

Jenis-jenis Domain

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa domain memiliki 3 kategori, yaitu sebagai berikut.

1. TLD

TLD atau Top Level Domain adalah domain yang paling sering digunakan. Domain TLD sangat mudah diingat karena termasuk umum sehingga banyak sekali yang menggunakannya. Contoh domain TLD adalah .com, .net, .org, dan masih banyak lainnya. TLD bebas digunakan oleh situs personal karena tidak merujuk pada organisasi tertentu.

2. ccTLD

ccTLD atau Country Code Top Level Domain adalah salah satu domain untuk menggambarkan kode dari negara tertentu. Domain ini menandakan bahwa situs yang bersangkutan merupakan kepemilikan negara tertentu atau sengaja digunakan untuk menargetkan pengunjung dari negara tujuan. Contoh domain ini yaitu .id untuk Indonesia dan .us untuk United States.

3. gTLD

gTLD atau Generic Top Level Domain adalah nama domain yang dikhususkan untuk organisasi di bidang tertentu. Namun sekarang sudah tidak demikian, banyak situs umum menggunakan domain gTLD ini. Beberapa contoh domain gTLD adalah .edu untuk bidang pendidikan, .gov untuk bidang pemerintahan, .mil untuk bidang militer, .net untuk penyedia layanan internet dan masih banyak lagi.

4. Premium TLD

Premium Top Level Domain adalah alternatif penamaan domain yang menggunakan ekstensi premium seperti .site, .host, .web, dan ekstensi lainnya yang mana domain tipe ini terhitung baru.

Kelebihan premium TLD domain adalah spesifik merujuk ke suatu website dan bisa dijadikan alternatif domain .com yang sudah digunakan oleh orang lain. Namun, dibalik kelebihannya pasti ada kekurangan, yaitu harganya relatif lebih mahal meski ekstensi domainnya tidak sefamiliar domain gTLD biasa.

5. SLD

SLD atau Second Level Domain adalah nama domain yang kamu daftarkan. Cara membacanya dari bagian paling belakang lalu ke depan. Contoh, pada nama domain admin123.com, nama 'admin123' inilah yang disebut dengan SLD atau yang juga biasa disebut dengan nama website.

6. Third Level Domain

Third Level Domain atau yang juga biasa disebut dengan sub domain adalah domain yang terletak di paling depan dari kesatuan URL nama domain. Contohnya, www.admin123.com, maka 'www' inilah yang dikategorikan ke dalam Third Level Domain.

Jenis-jenis domain TLD, ccTLD, TLD Baru dan Alternatif

1. TLD Tinggi (Top Level Domain)

  • .com (commercial)
  • .org (organization)
  • .net (network)
  • .gov (government)
  • .edu (education)
  • .mil (military)
  • .int (international)
  • .arpa (Address and Routing Parameters Area)
2. TLD khusus Berdasarkan Kode Negara (ccTLD - Country Code Top-Level Domain)
  • .id (Indonesia)
  • .us (Amerika Serikat)
  • .uk (Inggris)
  • .jp (Jepang)
  • .cn (Cina)
  • .ca (Kanada)
  • .au (Australia)
  • .fr (Francis)
  • .de (Jerman)
  • .mx (Meksiko)
3. TLD Baru dan Alternatif
  • .xyz
  • .club
  • .online
  • .store
  • .app
  • .blog
  • .media
  • .ninja
  • .tech
  • .website
Nah mungkin itu sedikit penjelasan tentang Domain, semoga bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Kamis, 30 Maret 2023

Properti dalam CSS

Pengertian Properti CSS (CSS Property)

        CSS (Cascading Style Sheets) adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengatur tampilan atau style suatu halaman web. Properti CSS merujuk pada aturan atau instruksi yang digunakan untuk mengubah tampilan atau perilaku elemen HTML pada halaman web. Properti CSS terdiri dari dua bagian, yaitu nama properti dan nilainya. Nama properti merujuk pada aspek yang akan diatur, seperti warna, ukuran font, posisi, dan sebagainya. Sedangkan, nilainya merujuk pada nilai yang akan diterapkan pada properti tersebut, seperti warna merah, ukuran font 16px, atau posisi relative. Properti CSS dapat dituliskan pada file CSS secara terpisah atau pada tag HTML secara langsung dengan menggunakan atribut style. Dengan menggunakan properti CSS, desainer web dapat mengontrol tampilan dan layout halaman web untuk menciptakan tampilan yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.  

Berikut adalah beberapa properti CSS yang sering digunakan:

  • align-content: mengatur posisi isi kontainer di dalam ruang kontainer ketika ada ruang tambahan di sekitar isi kontainer.
  • align-items: mengatur posisi item dalam kontainer pada sumbu vertikal (y-axis).
  • align-self: mengatur posisi item pada sumbu vertikal (y-axis) secara individual.
  • all: memengaruhi semua properti CSS pada elemen terkait.
  • animation: menggabungkan semua properti animasi menjadi satu properti dengan memanfaatkan keyframes.
  • animation-delay: menunda awal animasi.
  • animation-direction: mengatur arah animasi.
  • animation-duration: mengatur durasi animasi.
  • animation-fill-mode: mengatur bagaimana elemen mempertahankan gaya setelah animasi selesai.
  • animation-iteration-count: mengatur berapa kali animasi akan berulang.
  • animation-name: mengatur nama animasi.
  • animation-play-state: mengatur apakah animasi harus dijeda atau dimainkan.
  • animation-timing-function: mengatur bagaimana animasi bergerak melalui waktu.
  • backface-visibility: mengatur apakah sisi belakang elemen dapat dilihat atau tidak ketika diputar.
  • background: menggabungkan semua properti latar belakang menjadi satu properti.
  • background-attachment: mengatur apakah latar belakang bergulir bersama halaman atau tetap diam.
  • background-blend-mode: mengatur bagaimana latar belakang akan dipadukan dengan elemen di atasnya.
  • background-clip: mengatur area di mana latar belakang harus dipotong.
  • background-color: mengatur warna latar belakang.
  • background-image: mengatur gambar latar belakang.
  • background-origin: mengatur di mana latar belakang harus bermula.
  • background-position: mengatur posisi latar belakang.
  • background-repeat: mengatur bagaimana gambar latar belakang harus diulang.
  • background-size: mengatur ukuran gambar latar belakang.
  • border: menggabungkan semua properti border menjadi satu properti.
  • border-bottom: menggabungkan semua properti border bawah menjadi satu properti.
  • border-bottom-color: mengatur warna border bawah.
  • border-bottom-left-radius: mengatur radius sudut kiri bawah dari border bawah.
  • border-bottom-right-radius: mengatur radius sudut kanan bawah dari border bawah.
  • border-bottom-style: mengatur jenis garis border bawah.
  • border-bottom-width: mengatur lebar border bawah.
  • border-collapse: mengatur apakah tabel harus menampilkan garis antara sel-sel.
  • border-color: mengatur warna border.
  • border-image: menggabungkan semua properti border gambar menjadi satu properti.
  • border-image-outset: menambahkan jarak antara border dan elemen.
  • border-image-repeat: mengatur bagaimana gambar border diulang.
  • border-image-slice: mengatur bagian gambar yang harus dipotong untuk dijadikan border.
  • border-image-source: mengatur sumber gambar untuk border.
  • border: mengatur border dengan gabungan lebar, style, dan warna.
  • border-radius: mengatur sudut-sudut border dengan bentuk melengkung.
  • box-shadow: mengatur bayangan pada elemen.
  • color: mengatur warna teks.
  • display: mengatur tampilan elemen seperti block atau inline.
  • float: mengatur posisi elemen di sebelah kiri atau kanan dari elemen sebelumnya.
  • font-family: mengatur jenis font.
  • font-size: mengatur ukuran font.
  • font-weight: mengatur ketebalan font.
  • height: mengatur tinggi elemen.
  • justify-content: mengatur posisi konten dalam suatu container secara horizontal.
  • line-height: mengatur jarak antara baris dalam teks.
  • margin: mengatur jarak luar elemen.
  • max-height: mengatur tinggi maksimum elemen.
  • max-width: mengatur lebar maksimum elemen.
  • min-height: mengatur tinggi minimum elemen.
  • min-width: mengatur lebar minimum elemen.
  • opacity: mengatur kekaburan elemen.
  • overflow: mengatur perilaku elemen saat konten lebih besar dari ukuran elemen.
  • padding: mengatur jarak dalam elemen.
  • position: mengatur posisi elemen.
  • text-align: mengatur posisi teks dalam elemen.
  • text-decoration: mengatur efek dekoratif pada teks seperti garis bawah atau coretan.
  • text-transform: mengatur transformasi pada teks seperti huruf besar atau kecil.
  • transform: mengatur transformasi pada elemen seperti perputaran atau skalasi.
  • transition: mengatur efek transisi pada perubahan properti elemen.
  • visibility: mengatur apakah elemen terlihat atau tidak.
  • width: mengatur lebar elemen.
  • z-index: mengatur urutan tampilan elemen pada layer.
  • flex: mengatur tampilan elemen pada flexbox container.
  • flex-basis: mengatur lebar awal elemen pada flexbox container.
  • flex-direction: mengatur arah tampilan elemen pada flexbox container.
  • flex-grow: mengatur rasio elemen terhadap ruang kosong pada flexbox container.
  • flex-shrink: mengatur rasio elemen terhadap ruang terlalu penuh pada flexbox container.
  • flex-wrap: mengatur apakah elemen akan wrap atau tidak pada flexbox container.
  • grid-template-columns: mengatur jumlah dan lebar kolom pada grid container.
  • grid-template-rows: mengatur jumlah dan tinggi baris pada grid container.
  • grid-column-start: mengatur kolom awal elemen pada grid container.
  • grid-column-end: mengatur kolom akhir elemen pada grid container.
  • grid-row-start: mengatur baris awal elemen pada grid container.
  • grid-row-end: mengatur baris akhir elemen pada grid container.
  • grid-column: mengatur posisi kolom awal dan akhir elemen pada grid container.
  • grid-row: mengatur posisi baris awal dan akhir elemen pada grid container.
        Itulah beberapa Properti CSS yang sering digunakan para programmer untuk mengatur atau memperindah tampilan website. Sebenarnya masih banyak lagi Properti CSS yang ada, cuma itu yang sering digunakan saja. 

        Baik mungkin demikian artikel mengenai Property CSS semoga bermanfaat bagi kita semua. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Software, Hardware dan Brainware

1. Hardware Hardware adalah suatu komponen yang ada pada komputer, bisa dilihat secara kasat mata dan mampu disentuh secara fisik. Fungsi ha...